Thursday, April 18, 2019

Tulisan IAD Periode 2


I. Perkembangbiakan Secara Seksual dan Aseksual
A. PENGERTIAN
    
Pembiakan dapat berlangsung dengan dua cara yang sangat berbeda dan sangat berpengaruh terhadap kesinambungan spesies, yaitu perkembangbiakan secara seksual dan aseksual.
1. Pembiakan Seksual
     Cara ini berlaku untuk tumbuhan dan hewan. Individu baru dimulai dengan bersatunya dua sel dalam suatu proses pembuahan. Selama proses berlangsung, kedua nucleus dan sitoplasma bersatu. Dengan cara ini maka dapat dihasilkan banyak variasi dari sifat-sifat pada individu.
     Dengan cara ini, hanya sel-sel yang khusus saja yang dapat bersatu dalam proses pembuatan. Sel-sel ini disebut gamet (Yunani, gamos = perkawinan). 
a. Pembiakan Seksual pada Tumbuh-tumbuhan
    Alat-kelamin jantan disebut serbuk sari yang mengandung spermatozoon berada pada benang sari dan alat kelamin betina disebut putik mengandung ovum atau sel telur, alat kelamin jantan maupun betina sebenarnya kebanyakan tumbuh, berada dalam satu tempat yaitu bunga
b. Pembiakan pada Hewan
    Pada hewan pembuahan terjadi secara aktif, dikenal adanya musim atau masa kawin. Masa kawin atau masa kelamin adalah masa tertentu yang tepat bagi hewan untuk melaksanakan perkembangbiakan.
 2. Pembiakan Aseksual
    Pembiakan aseksual adalah terjadinya pembentukan individu baru dari satu induk tanpa melalui proses penggabungan atau perpaduan antara dua sel kelamin. Kebanyakan organisme yang berbiak secara aseksual dapat pula berbiak secara seksual. Yang termasuk dalam perkembangbiakan aseksual adalah:
a. Pembelahan Kembar
    Sel membelah membentuk dua sel anak yang mempunyai jumlah sitoplasma yang sama. Dilakukan oleh hampir semua tumbuhan dan hewan tingkat rendah.
b. Kuncupan
    Cara ini terdapat pada tumbuhan dan hewan tingkat rendah. Inti sel membelah menjadi dua belah yang sama tetapi sitoplasmanya membelah tidak sama besar. Bagian yang kecil disebut kuncup.
c. Pembentukan Spora
    Spora adalah sel yang sangat kecil, diliputi dinding selulosa yang keras, biasanya terkumpul dalam struktur pembiakan yang disebut sporangium atau kotak spora. Jika sporangium pecah, spora-spora yang kecil itu akan terbawa angina tau ke tempat-tempat lain tanpa mengalami kerusakan. Jika spora jatuh ke tempat yang sesuai maka akan tumbuh organisme baru.
d. Perkembangbiakan Vegetatif
    Perkembangbiakan melalui salah satu organ dari tumbuh makhluk hidup itu yang kemudia diberi fungsi untuk reproduksi. Organ yang berfungsi reproduksi tersebut dapat berupa akar, batang, daun, atau umbi. Sebagian besar tumbuh mengikuti cara ini. Keuntungan dari perkembangbiakan vegetatif ialah akan didapat individu baru yang identik dengan induknya.

B. CONTOHNYA
1. Pembiakan Seksual
   
a. Pembiakan Seksual pada Tumbuh-tumbuhan
        Contohnya seperti penyerbukan pada tumbuhan dapat
        berlangsung dengan bantuan angin (seperti padi), serangga
        (seperti pada bunga yang bermadu).
    b. Pembiakan pada Hewan
        Contohnya merak jantan memperlihatkan warna bulunya
        warna-warni untuk menarik perhatian betina.

 2. Pembiakan Aseksual    
    a. Pembelahan Kembar
        contohnya seperti pada amoeba, bakteri, ganggang.
    b. Pembentukan Spora
        contohnya seperti pada bakteri, lumut & paku-pakuan.

    c. Perkembangbiakan Vegetatif
       contohnya seperti pada (t
unas umbi : kentang, tales),
      (tunas daun : cocor bebek), (rhizoma : alang-alang), (daun :
       begonia)

II. Geografi Kehidupan
A. PERKEMBANGAN MAKHLUK HIDUP
     Geografi kehidupan atau Biogeografi adalah pembagian wilayah berdasarkan kondisi geografi yang berkaitan dengan kehidupan yang terdapat didalamnya. Jadi pembagian wilayah di bumi yang dikaitkan dengan kehidupan tumbuhan dan hewan.
      Iklim, tumbuhan (vegetasi), dan hewan merupakan ekosistem skala besar yang disebut daerah habitat atau bioma. Kondisi atau bioma dipengaruhi oleh factor biotik dan abiotik.
      Pembagian wilayah berdasar letak geografi menimbulkan ilkim yang berbeda-beda, yang sangat mempengaruhi kehidupan tumbuhan dan wujud binatang di dalamnya.

B. PEMBAGIAN WILAYAH BERDASARKAN IKLIM
1. Daerah Tropik
   
Daerah beriklim tropis memiliki posisi lintang pada 0̊ - 23 ½̊ LU dan 0̊ - 23 ½̊ LS.
   
Daerah yang beriklim tropis memiliki ciri-ciri:
  • Suhu udara relatif tinggi karena matahari selalu pada posisi vertikal dengan wilayah tersebut.
  • Suhu udara berkisar antara 20 sampai 23 derajat celcius, bahkan di beberapa tempat dapat mencapai 30 derajat celcius.
  • Amplitudo suhu rata-rata tahunannya relatif kecil, di khatulistiwa berkisar antara -C. Untuk amplitudo hariannya relatif besar.
  • Tekanan udara rendah dan mengalami perubahan secara teratur dan perlahan.
  • Memiliki curah hujan yang relatif banyak bila dibandingkan dengan negara lain.
     Indonesia, Malaysia, Thailand, dan negara-negara yang berada pada kisaran garis lintang seperti yang telah disebutkan di atas adalah contoh-contoh negara yang memiliki pembagian musim iklim tropis.
2. Daerah Sub-Tropik

   
Daerah iklim subtropis memiliki letak garis lintang pada 23½̊  - 40̊ LU dan 23½̊ - 40̊ LS.
     Memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
  • Merupakan daerah peralihan dari wilayah tropis dan wilayah beriklim sedang.
  • Daerah ini memiliki 4 macam musim yaitu musim semi, musim panas, musim gugur, dan musimdingin. Di daerah ini, musim panas tidak terlalu panas dan musim dingin tidak terlalu dingin
  • Sepanjang tahun, suhu udara tidak ekstrim, artinya tidak terlalu panas dan tidak terlalu dingin
  • Pada daerah iklim subtropis yang mengalami hujan pada musim dingin dan pada musim panasmemiliki udara yang kering maka daerah tersebut memiliki iklim Mediterania.
3. Daerah Kutub
   
Daerah yang termasuk ke dalam lingkup iklim dingin adalah wilayah kutub, karena itu wilayah ini juga sering disebut dengan iklim kutub. Iklim dingin terbagi menjadi dua iklim yakni iklim tundra dan iklim es.
     Wilayah beriklim tundra memiliki ciri-ciri:
  • Musim dingin berlangsung dalam kurun waktu yang relatif lama.
  • Musim panas ditandai dengan udara yang sejuk berlangsung dalam kurun waktu yang singkat.
  • Udara di wilayah ini kering.
  • Sepanjang tahun tanah akan mengalami pembekuan.
  • Sepanjang musim dingin, tanah akan tertutupi dengan es dan salju.
  • Pada musim panas akan terbentuk rawa yang luas karena es dan salju mengalami pencairan di permukaan tanah.
     Wilayah yang termasuk ke dalam iklim tundra meliputi wilayah Amerika utara, pulau-pulau di utara Kanada, pantai selatan Greenland, dan pantai utara Siberia.

C. PEMBAGIAN WILAYAH PENYEBARAN BINATANG
    
Dunia dibagi atas 6 daerah binatang ( fauna regions ) :
  • Daerah Oriental : Asia Selatan, Asia Tenggara, Indonesia bagian barat dan sebagian sebelah utara pegunungan Himalaya, Binatangnya adalah gajah, harimau, kerbau, tapir, kera.
  • Daerah Australia : Indonesia bagian timur, Australia, dan pulau pulau sekelilingnya. Binatangnya adalah kanguru, kucing, koala, tupai terbang,wombat, dan bandicot. 
  • Daerah Palaertic : Asia Utara dan Eropa. Binatangnya adalah reideer, beruang, bison, kambing bertanduk besar, keledai liar, kucing kutub, hedgehog. 
  • Daerah Ethiopian : Benua Afrika. Binatangnya adalah singa, gajah, jerapah, kuda nil, gorill
  • Daerah Neotropical : Amerika Selatan. Binatangnya adalah monyet, binatang pemakan semut, tapir, capybara, sloth, kinkoju.
  • Daerah Neartic : Amerika Utara. Binatangnya adalah bison, kijang, caribou (sejenis kijang), kucing gunung, dan mushkok. 
     Adanya persamaan binatang dari satu wilayah dengan wilayah lain menunjukkan dengan jelas bahwa pada mulanya dunia merupakan satu wilayah atau Pangea. Karena adanya pergeseran bumi, benua menjadi terpisah-pisah.

III. Evolusi
A. TEORI EVOLUSI YANG TERJADI PADA MAKHLUK HIDUP
    
Teori Evolusi adalah pendapat yang mengatakan bahwa terjadi perubahan secara perlahan dan makan waktu lama dalam kehidupan makhluk hidup. Perubahan itu tidak nampak apabila diukur dalam tempo hanya ribuan tahun, diperlukan waktu jutaan tahun agar perubahan nampak lebih jelas. Teori Evolusi juga berpendapat bahwa organisme yang berbeda, secara genetik saling berkaitan atau dapat pula dikatakan bahwa spesies organism dapat berubah menjadi spesies lain.
     Beberapa pandangan mengenai evolusi, diantaranya:
- Anaximander
 
Bumi pada awalnya merupakan lautan, lalu berkembang menjadi daratan. Para makhluk hidup aquatik pun termodifikasi sehingga dapat hidup di darat. Pada manusia, terdapat masa"part fish" dan "part human" yang disebut merman dan mermaid. penampilan seperti ikan ini ada pada masa dalam kandungan bayi selama proses perkembangan. Kemudian, penampilan tersebut akan hilang pada manusia dewasa.
- Empedocles
   Empedocles beranggapan bahwa dari slime tumbuh tanaman sederhana, beberapa diantaranya akan menjadi kompleks. Daari tanaman ini kemudian tumbuh tunas-tunas hewan. Empedocles juga mengatakan bahwa hanya bentuk-bentuk yang baik saja yang dapat  bertahan, bentuk yang kurang baik akan hilang.
- Aristoteles
   Benda-benda hidup berkembang makin sempurna karena pengaruh kekuatan tertentu, yakni entelecy, dan makhluk hidup di daratan berasal dari makhluk hidup di lautan.
- Epicurus
  
Epicurus sependapat dengan Aristoteles bahwa organisme berubah dan berkembang makin kompleks dan makin maju. Namun bukan karena faktor entelecy yang mempengaruhinya, melainkan karena faktor "natural law".
- Jean Baptise Lamarck
  
Lamarck mengatakan bahwa ada mekanisme specifik dalam evolusi organisme, yakni evolusi disebabkan karena adaptasi. Sifat-sifat baru tersebut didapat atas pengaruh lingkungan, kemudian diteruskan pada keturunanya.
   Contoh : Lamarck berpendapat bahwa dahulu, jerapah memiliki leher yang pendek. Bagi keturunan jerapah yang dapat beradaptasi baik dengan lingkungan (dapat mengambil makanan di pohon yang tinggi), leher jerapah akan berkembang menjadi lebih panjang. Jerapah yang telah beradaptasi menjadi leher panjang tersebut, akan mewariskan sifat-sifat kepada keturunannya. Namun sebaliknya, bagi keturunan jerapah yang tidak dapat beradaptasi baik dengan lingkungan, maka ia akan mengalami kemunduran.
- Charles Robert Darwin
   Charles Darwin menerbitkan buku mengenai asal mula spesies pada tahun 1859, dengan judul "on the origin of species by means of natural selection" atau "the preservation of favored races in the struggle for life".
   Seleksi alam berupa pertarungan dalam kehidupan, yang kuat akan terus hidup. Misalnya rusa dengan tanduk yang besar dapat mengalahkan rusa bertanduk kecil dalam penguasaan daerah yang menjadi sumber makanannya. Akibatnya populasi rusa bertanduk kecil akan menurun dan akhirnya habis karena kekurangan makanan.
  
Jadi secara garis besar gagasan Darwin tentang evolusi tersebut adalah :
a. Spesies yang hidup sekarang berasal dari spesies yang hidup di masa lampau
b. Evolusi terjadi karena seleksi alam dan seksual.
- August Weismann
  
Ilmuan ini melengkapi teori evolusi Darwin dengan teori genetika modern. Menurutnya, evolusi adalah masalah genetika, yakni soal keturunan bagaimana mewariskan gen-gen melalui sel kelamin. 

B. PERBEDAAN PERUBAHAN PADA MAKHLUK HIDUP
     YANG DISEBABKAN OLEH ADANYA
     ADAPTASI/SELEKSI ALAM

   
Seleksi alam adalah proses di mana mutasi genetika yang meningkatkan keberlangsungan dan reproduksi suatu organisme menjadi (dan tetap) lebih umum dari generasi yang satu ke genarasi yang lain pada sebuah populasi. Ia sering disebut sebagai mekanisme yang "terbukti sendiri" karena: 
  • Variasi terwariskan terdapat dalam populasi organisme.
  • Organisme menghasilkan keturunan lebih dari yang dapat bertahan hidup
  • Keturunan-keturunan ini bervariasi dalam kemampuannya bertahan hidup dan bereproduksi.
     Kondisi-kondisi ini menghasilkan kompetisi antar organisme untuk bertahan hidup dan bereproduksi. Oleh sebab itu, organisme dengan sifat-sifat yang lebih menguntungkan akan lebih berkemungkinan mewariskan sifatnya, sedangkan yang tidak menguntungkan cenderung tidak akan diwariskan ke generasi selanjutnya.
    
Konsep pusat seleksi alam adalah kebugaran evolusi organisme. Kebugaran evolusi mengukur kontribusi genetika organisme pada generasi selanjutnya. Namun, ini tidaklah sama dengan jumlah total keturunan, melainkan kebugaran mengukur proporsi generasi tersebut untuk membawa gen sebuah organisme. Karena itu, jika sebuah alel meningkatkan kebugaran lebih daripada alel-alel lainnya, maka pada tiap generasi, alel tersebut menjadi lebih umum dalam populasi. Contoh-contoh sifat yang dapat meningkatkan kebugaran adalah peningkatan keberlangsungan hidup dan fekunditas. Sebaliknya, kebugaran yang lebih rendah yang disebabkan oleh alel yang kurang menguntungkan atau merugikan mengakibatkan alel ini menjadi lebih langka. Adalah penting untuk diperhatikan bahwa kebugaran sebuah alel bukanlah karakteristik yang tetap. Jika lingkungan berubah, sifat-sifat yang sebelumnya bersifat netral atau merugikan bisa menjadi menguntungkan dan yang sebelumnya menguntungkan bisa menjadi merugikan.
    
Seleksi alam dalam sebuah populasi untuk sebuah sifat yang nilainya bervariasi, misalnya tinggi badan, dapat dikategorikan menjadi tiga jenis. Yang pertama adalah seleksi berarah (directional selection), yang merupakan geseran nilai rata-rata sifat dalam selang waktu tertentu, misalnya organisme cenderung menjadi lebih tinggi. Kedua, seleksi pemutus (disruptive selection), merupakan seleksi nilai ekstrem, dan sering mengakibatkan dua nilai yang berbeda menjadi lebih umum (dengan menyeleksi keluar nilai rata-rata). Hal ini terjadi apabila baik organisme yang pendek ataupun panjang menguntungkan, sedangkan organisme dengan tinggi menengah tidak. Ketiga, seleksi pemantap (stabilizing selection), yaitu seleksi terhadap nilai-nilai ektrem, menyebabkan penurunan variasi di sekitar nilai rata-rata. Hal ini dapat menyebabkan organisme secara pelahan memiliki tinggi badan yang sama.
     Kasus khusus seleksi alam adalah seleksi seksual, yang merupakan seleksi untuk sifat-sifat yang meningkatkan keberhasilan perkawinan dengan meningkatkan daya tarik suatu organisme. Sifat-sifat yang berevolusi melalui seleksi seksual utamanya terdapat pada pejantan beberapa spesies hewan. Walaupun sifat ini dapat menurunkan keberlangsungan hidup individu jantan tersebut (misalnya pada tanduk rusa yang besar dan warna yang cerah dapat menarik predator), Ketidakuntungan keberlangsungan hidup ini diseimbangkan oleh keberhasilan reproduksi yang lebih tinggi pada penjantan.
Bidang riset yang aktif dalam bidang biologi evolusi pada saat ini adalah satuan seleksi, dengan seleksi alam diajukan bekerja pada tingkat gen, sel, organisme individu, kelompok organisme, dan bahkan spesies. Dari model-model ini, tiada yang eksklusif, dan seleksi dapat bekerja pada beberapa tingkatan secara serentak. Di bawah tingkat individu, gen yang disebut transposon berusaha menkopi dirinya di seluruh genom. Seleksi pada tingkat di atas individu, seperti seleksi kelompok, dapat mengizinkan evolusi ko-operasi.   

IV. Kimia
A. PENGERTIAN UNSUR DAN SISTEM PERIODIK UNSUR
    
Unsur ialah suatu zat yang tidak dapat diubah kedalam bentuk yang lebih sederhana dalam kondisi laboratorium yang biasa atau normal. Dengan kata lain unsur merupakan zat murni yang tidak dapat diuraikan menjadi zat sederhana yang melalui reaksi kimia. Para ahli kimia telah berhasil menemukan lebih dari 100 macam unsur. Hal ini untuk dapat memudahkan pengenalan unsur-unsur tersebut maka dibuatlah sistem Periodik unsur.
    
Sistem periodik adalah suatu tabel berisi identitas unsur-unsur yang dikemas secara berkala dalam bentuk periode dan golongan berdasarkan kemiripan sifat-sifat unsurnya.

B. ENERGI
1. Pengertian
   
Energi berasal dan bahasa Yunanienergiayang artinya kegiatan atau aktivitas, kata itu terdiri kata en (dalam) dan ergon (kerja). Jadi, energy ialah kemampuan untuk melakukan usaha atau kerja. Dalam satuan SI energi dinyatakan dalam joule (J). Satuan energi lainnya merupakan kalori (kal). James Presecott Joule menunjukkan hubungan antara kalori dan juga joule, yaitu: 1 kalori 4,18 joule atau 1 joule 0,24 kalori.
2. Macam-macam Energi dan contohnya
- Energi Kimia
     Perhatikan sebuah senter yang ada di rumahmu atau yang ada di laboratorium sekolah, kemudian nyalakan. Mengapa lampu senter bisa menyala? Lampu senter bisa menyala karena ada sumber energi yaitu batu baterai. Batu baterai memiliki energi kimia. Dalam kehidupan sehari-hari sumber energi kimia antara lain: makanan, bahan bakar minyak, kayu bakar, dan aki. Jadi, energi kimia adalah energi yang tersimpan dalam senyawa-senyawa kimia.
- Energi Kinetik
     Perhatikan ketika sebuah bola yang ditendang mengenai kaca, maka kaca akan pecah. Mengapa demikian? Bola yang bergerak memiliki energi kinetik sehingga mampu memecahkan kaca. Jadi, energi kinetik adalah energi yang dimiliki oleh benda yang bergerak. Contohnya mobil yang bergerak, angin yang berhembus, dan baling-baling kipas angin yang bergerak.
- Energi Listrik
     Energi listrik timbul dan perpindahan muatan-muatan listrik. Listrik merupakan salah satu bentuk energi yang paling banyak digunakan. Misalnya, listrik untuk peralatan rumah tangga (magic jar, setrika, kompor listrik), peralatan elektronik, dan lampu penerangan.
- Energi Kalor
     Energi listrik dapat diubah menjadi energi kalor/panas. Misalnya pada setrika listrik, kompor listrik, solder listrik, dan alat pengering rambut (hair dryer).
-
Energi potensial
     Adalah energi yang dimiliki benda karena letak atau kedudukannya. Semua benda yang berada di atas permukaan Bumi memiliki energi potensial karena adanyagravitasi Bumi. Contohnya: buah mangga di pohonnya.

- Energi Cahaya
     Perhatikan ruangan kamu malam han. Tanpa cahaya lampu, ruangan akan gelap. Tanpa cahaya kita tidak bisa melihat apapun. Kita bisa melihat karena ada sumber cahaya atau benda memantulkan cahaya ke mata kita. Selain itu, cahaya juga dibutuhkan oleh tumbuhan. Sumber energi cahaya antara lain: cahaya Matahari dan cahaya lampu.
- Energi Otot
     Energi otot adalah energi yang dihasilkan oleh otot tubuh. Manusia dan hewan bisa menggerakkan organ tubuhnya untuk melakukan aktivitas karena memiliki energi otot.
- Energi Bunyi
    
       Energi bunyi adalah energi yang dihasilkan oleh getaran benda. Contohnya: bunyi bel listrik, bunyi orang berbicara, dan bunyi alat-alat musik.
      Adanya bunyi memungkinkan kita dapat menikmati suara musik yang merdu, karena energi bunyi mampu menggetarkan gendang telinga sehingga bunyi bisa terdengar. Bunyi memiliki energi, buktinya bunyi halilintar bisa memecahkan kaca jendela.
 

- Energi Nuklir

      Energi nuklir terjadi karena adanya reaksi fisi atau reaksi fusi dalam atom dan unsur radioaktif seperti uranium. Energi nuklir bisa dimanfaatkan untuk sumber energi pada Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir.

C. SENYAWA
1. Pengertian
     Senyawa adalah zat yang terbentuk dari penggabungan unsur-unsur dengan pembagian tertentu. Senyawa dihasilkan dari reaksi kimia antara dua unsur atau lebih melalui reaksi pembentukan.
     Senyawa memiliki sifat yang berbeda dengan unsur-unsur penyusunnya. Misalnya, dua atom hidrogen dengan satu atom oksigen dapat bergabung membentuk molekul air (H2O).
2. Sifat-sifat
    Tiap senyawa mempunyai sifat-sifat yang berbeda dengan unsur-unsur pembentuknya. Senyawa hanya dapat diuraikan menjadi unsur-unsur pembentuknya melalui reaksi kimia. Pada kondisi yang sama, senyawa dapat memiliki wujud yang berbeda dengan unsur-unsur pembentuknya.
    Sifat fisika dan kimia senyawa berbeda dengan unsur-unsur pembentuknya. Misalnya reaksi antara dua atom hidrogen (2H) dan satu atom Oksigen (O) dapat membentuk molekul air (H2O).
    Secara singkat, senyawa memiliki sifat-sifat yang bisa kita bedakan antara satu senyawa dengan senyawa lainnya. Diantaranya sebagai berikut:
  • Senyawa dapat terbentuk melalui proses reaksi kimia.
  • Komponen penyusun yang ada pada senyawa mempunyai suatu perbandingan tertentu yang sifatnya tetap.
  • Senyawa tidak bisa dipisahkan dengan komponen penyusunnya kembali dengan melalui reaksi fisika.
  • Senyawa bisa dikategorikan sebagai senyawa zat tunggal.
3. Ciri-ciri
    
Senyawa kimia memiliki 4 ciri, diantaranya sebagai berikut:
  • Terbentuk dari dua atau lebih unsur yang disusun secara reaksi kimia biasa.
  • Mempunya perbandingan komposisi yg tetap.
  • Kehilangan sifat zat asalnya bila sudah jadi senyawa.
  • Dapat diuraikan secara kimia,tapi tidak secara fisika.

Daftar Pustaka:

No comments:

Post a Comment